Perubahan Iklim Dunia dari Film "Before The Flood"
Film dokumenter asal Amerika Serikat yang di studradarai oleh Fisher Stevens. Film ini mulai rilis pada tanggal 21 Oktober 2016. Film yang berjudul “Before the Flood" yang merupakan film dokumenter yang menceritakan perjalanan Leonardo DiCaprio ke berbagai negara sebagai messenger of peace yang saat itu diangkat sebagai Duta Perdamaian PBB mengenai perubahan iklim dan kerusakan hutan yang terjadi dengan mengunjungi beberapa wilayah, lalu bertemu dan mewawancarai para ahli, ilmuan, politikus, aktifis, dan orang-orang yang mempunyai peran dalam penanggulangan perubahan iklim. Dalam film ini menunjukkan gambaran bagaimana tingkat pembukaan hutan yang sangat tinggi telah memperburuk masalah perubahan iklim dan juga mengenai individu, media, dan kelompok yang tidak percaya dengan Global Warming. Fokus dalam film dokumenter ini yaitu bagaimana peran fossil fuel dan bagaimana penanganannya terhadap Global Warming. Fossil fuel merupakan (minyak bumi, gas bumi, dan batu bara) yang mempunyai peran penting dalam pembangunan ekonomi negara-negara industri, karena harganya yang sangat murah dan dapat memproduksi energi yang besar.
Di dalam
film ini diperlihatkan bagaimana bumi sedang berada dalam keadaan bahwa bumi
sangat butuh perhatian dari manusia dan tidak hanya eksploitasi hasil alamnya
saja. DiCaprio mengunjungi beberapa wilayah yang mendapatkan dampak nyata
secara menyuluruh. Pertama ia mengunjungi Kangerlussuaq, Greenland dan
mendapati turunnya permukaan dataran es sedalam 35 kaki (10 m) selama 5 tahun.
Selanjutnya, ke South Florida di mana ada sebuah fenomena yang dinamakan Sunny
Day Floading, yaitu ketika permukaan laut tinggi hingga air masuk ke dalam kota
dan membanjiri jalan-jalan perkotaan melalui saluran drainase yang berada di
kota Miami. Indonesia sendiri mempunyai hutan hujan tropis terbesar ketiga di
dunia dan juga terkena dampak terhadap kehidupan yang berada di hutan tersebut
karena ingin membuat perkebunan kelapa sawit yang terkenal sebagai komoditas
yang cukup murah dan bahan dasar berbagai produk makanan dan kosmetik. Di
Australia dampak global warming menghancurkan ekosistem laut terutama terumbu
karang dan mengakibatkan ketidakstabilan lebih lanjut yang akan berpengaruh
secara dramatis terhadap kesediaan pangan dilaut.
Lalu
setelah mengunjungi bagian Barat, DiCaprio mengunjungi Asia tepatnya Beijing,
China. Ia menemukan informasi bahwa China merupakan penyebar karbondioksida
akibat adanya angka jumlah industri yang besar dan fenomena urbanisasi selama
35 tahun terakhir. Hal itu yang menjadikan China sebagai pencipta polusi udara
paling buruk nomor satu. Dan di India DiCaprio menemukan fakta mencengangkan,
bahwa terdapat 300 juta orang hidup tanpa listrik. Fakta itu yang membuat
sebagian mayarakat kecil membuat inovasi untuk menciptakan gas dari proses
pengolahan kotoran sapi. Hal lain, India merupakan negara ketiga atau empat
negara yang memiliki sumber daya batu bara terbesar. Harga batu bara adalah
sumber daya yang murah, sehingga eksploitasi di sana semakin menjadi-jadi.
Selanjutnya,
Abaiang, Karibati & Bablomekang, Palau (Negara Kepulauan). Digambarkan
dalam film ditampilkan menggugah dan merangsang mata oleh hamparan laut yang
cantik. Namun, ditampilkan juga rumah masyarakat setempat yang roboh akibat
banjir bandang di kepulauan tersebut. Anote Tong sebagai Presiden Karibati
menyatakan bahwa negara kepulauan ini berada di bawah permukaan laut. Lalu Tomy
E selaku Presiden Palau menambahkan karena kejadian itu diakibatkan dari
pemanasan global. Dan terakhir, DiCaprio menyelami kepualauan pasifik dengan
kapal selam. Dengan pemandangan yang terlihat adalah bebatuan koral dan terumbu
karang rusak dan mati sebanyak 50% dalam 30 tahun terakhir. Penyebabnya masih
sama, pemanasan global dari industri sekitar yang memproduksi polusi di
atmosfer.
Film
ini dapat mengubah cara pandang kita dalam melihat kondisi bumi yang ada saat
ini serta bagaimana gaya hidup yang dilakukan setiap harinya. Bahkan dijelaskan
dalam film ini bahwa satu daging burger sama dengan menyalakan AC atau pendingin
ruangan selama 24 jam dan hal itu dapat menimbulkan menipisnya lapisan ozon. Dan
bagaimana solusi yang harus dilakukan baik individu, kelompok, maupun
pemerintah. Ternak sapi membutuhkan lebih dari 70% produksi pertanian terlebih
lagi memproduksi methane, setiap 1 molekul methane sama dengan 23
molekul karbodiksida dan mayoritas methane yang ada di bawah atmosphere
berasal dari ternak. Hal yang mudah ialah mengurangi konsumsi daging sapi dan
berailih ke daging ayam dan sayur/buah. Elon Musk, pendiri tesla, spacex, dan
paypal mempunyai ide untuk membangun sustainable power yaitu Gigafactory
dengan menggunakan solar panel dan mensupply listrik ke beberapa daerah.
Selanjutnya, carbontax, dimana memberikan pajak pada penggunaan fossil fuel.
Tapi jelas kebijakan ini tidaklah popular sehingga carbontax jarang digunakan.
Jika mau merubah kebijakan politik, yang harus pertama diubah ialah opini
public, jika opini public telah popular untuk suatu isu, maka
pejabat akan mengikuti opini public tersebut karena politikus selalu
mengambil kebijakan untuk sesuatu yang popular.
Penggarapan
produksi visual film dokumenter sangat kaya akan gambar. Gambar tidak hanya diambil
dari tim internal, namun mengambil gambar eksklusif dari masyarakat. Tidak
berhenti sampai di situ, kekayaan informasi juga terasa dalam film dokumenter
ini. Sumber informasi didapat dari berbagai data dan narasumber yang ahli dari
berbagai bidang. Bahkan narasumber didapat dari berbagai negara, alhasil sudut
pandang sangat variatif dan menarik.
Lantas setelah melihat gambaran yang diceritakan oleh film ini bagaimana, apakah Anda tertarik untuk menonton 'Before The Flood'?

Comments